Pesan untuk Penikmat Anime AOT, Plis Stop Nonton Animenya!

Pesan untuk Penikmat Anime AOT, Plis Stop Nonton Animenya!

Nyoret.com – Attack On Titan musim keempat ternyata dibagi dua bagian, dan bagian pertama sudah selesai dengan episode 16 kemarin menjadi episode yang terakhir untuk tahun ini. Bagian keduanya masih lama, tahun depan di Musim dingin baru rilis lagi lanjutannya. Hmmm, padahal lagi panas-panasnya episode terakhir ya, malah pakai jeda segala.

Walaupun begitu, sebenarnya saya juga tidak terlalu menunggu amat untuk bagian kedua. Selain menonton animenya, saya juga baca manganya. Hmmm, ini juga yang ingin saya tuliskan dalam tulisan kali ini. Kepada para penikmat Attack On Titan yang hanya menonton animenya, plis stop aja nonton Attack On Titan.

Sudah percaya saja, nggak usah pakai protes mengapa saya menyuruh untuk berhenti nonton Attack On Titan musim terakhir. Saya menyarankan ini agar kisanak sekalian tidak kecewa, tidak kesel, dan tidak bersedih di akhir musim. Huhhh, baiklah sepertinya saya memang harus memberitahukan alasan detailnya.

#1 Manganya Sudah Kelar dan Endingnya Sampah 

Manga Attack On Titan itu sudah kelar, bos. Nggak usah lagi nunggu kelamaan. Baca manganya saja, lagian kalau memang kagum sama jalan cerita mah harusnya fine aja kalau baca manganya, kan? Lagian saya kasih tahu, percuma kalau tetap nungguin animenya rilis lagi, ending manga Attack On Titan itu sampah. Sudah saya tulis dalam tulisan di Terminal Mojok ‘Attack on Titan’ Chapter 139: Akhir yang Amat Tak Layak. Isinya full review saya, dan memang endingnya begitu sangat tidak layak untuk sebuah manga yang katanya “terbaik di dunia.”

#2 Animenya Kelamaan Rilis

Musim keempat ini kan dibagi dua bagian, ya? Sialnya, bagian kedua ternyata dirilis tahun depan di Musim Dingin. Bajilag, lama banget. Anggap saja kalian tidak mendengarkan saran saya di atas, dan tetap keukeuh nonton animenya. Sebenarnya fine-fine saja, tapi yakin kuat? 

Kira-kira worth it nggak untuk nunggu rilis anime yang masih tahun depan itu? Banyak ujian banget tuh, tapi kalau memang sanggup saya respek banget sih ke kalian. Tapi ingat, walaupun saya respek, saya juga akan tetap meledek. Wqwqwq, iyalah wong manga dengan ending sampah kayak gitu kok ditungguin. Ending animenya bakal tetap sampah.

#3 Cuman Jadi Bahan Ledekan dan Spoiler Bertebaran

Kalian tahu sendiri, orang-orang yang baca manga itu suka iseng ngasih spoiler berlebihan. Apalagi kalau kamu punya teman yang begitu, habis sudah nggak mungkin tidak akan dikasih spoiler. Capek-capek kamu nunggu anime rilis, setiap hari juga kamu harus sabar untuk tidak mendengarkan spoiler dari dia. 

Senada dengan alasan di atas, selain banyak spoiler kalian juga akan menunggu anime yang 24/7 akan terus dijadikan meme! Wqwqwq, AOT dengan ending yang amat menyedihkan kayak gitu pasti akan terus lahir meme yang meledeknya. Yang dukung AOT sih banyak, tapi ingat yang kagak suka sama ending juga banyak! Jiahhh, syukurin lau.

#4 Buang-buang Waktu, Anime Bagus Masih Banyak

Ngikutin Attack On Titan karena hype rame doang, sih. Anime yang bagus-bagus padahal masih banyak selain Attack On Titan. Ayolah, jangan tutup matamu kisanak sekalian para penikmat AOT. Di musim yang sama saat musim keempat AOT itu padahal banyak anime bagus yang rilis, contohnya Tensei Shitara Slime Datta Ken yang bercerita tentang seorang manusia jadi slime lalu jadi pemimpin monster. Jujutsu Kaisen yang satu studio sama AOT juga!

Jangan terlalu loyalis amat lah, wong Pak Haji aja kagak pernah mikirin perasaan pembacanya, wqwqwq. Jadi, ya, alangkah baiknya mencari alternatif tontonan lain yang lebih baik dan bagus. Jangan terlalu gelap mata dengan AOT. Sudah mah diledek terus kan, dijadikan jokes dan meme doang. Hidup penikmat AOT yang cuman nonton animenya doang bisi dijadikan jokes doang hidupnya.

BACA JUGA Di Perkotaan, Masjid Komplek Lebih Enak dibandingkan Masjid Kampung  dan Artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya