Nunggu Azan Maghrib

1) Nunggu Azan Maghrib (NAM) adalah rubrik khusus Ramadhan yang memuat tulisan seputar pengalaman unik saat menjalani puasa. Misalnya Anda pernah lupa kalau sedang puasa, pernah merasakan rasa takjil yang gak enak, pernah jadi pemburu takjil dari masjid ke masjid, pernah di kejar-kejar Polisi saat sahur on the road, dan pengalaman unik lainnya.

2) Setiap artikel yang dipublikasi akan mendapat poin 1. Setiap 1 poin seharga dengan Rp 10.000. Poin minimal yang bisa ditukarkan adalah 10 poin atau 10 tulisan yang sudah dipublikasi.

3) Untuk klaim poin bisa dilakukan dengan mengirim link tulisan terakhir, foto KTP, dan nomor rekening ke alamat email redaksi@nyoret.com. Batas terakhir klaim poin dilakukan sebelum H-3 Idul Fitri

4) Jumlah karakter artikel antara 600 hingga 900 kata, diketik dengan rapi sesuai EYD (boleh gak baku tapi jangan kebanyakan) dengan format doc. Tulisan di attach dengan format dokumen, bukan ditulis di badan email. Kami menyarankan agar jumlah baris per paragraf tidak lebih dari 5 atau 6 baris. Disarankan untuk mencantumkan sumber yang jelas di dalam tulisan.

5) Gunakan bahasa yg baik dan mudah dipahami. Kamu juga boleh menggunakan bahasa slang. Tapi, tetap harus sopan ya!

6) Pengiriman artikel harus disertai dengan foto penulis dan biodata singkat, yang terdiri dari nama, institusi, pekerjaan, dan deskripsi singkat yg menggambarkan sosok penulis. Biodata ditulis di BADAN EMAIL. Bukan di dokumen.

7) Artikel merupakan tulisan sendiri, bukan hasil penyuntingan, penerjemahan, atau penduplikatan karya orang lain.

8) Setiap tulisan yang masuk sepenuhnya menjadi hak milik penulis, namun redaksi akan memeriksanya kembali dan berhak memutuskan apakah suatu tulisan layak diterbit ataupun tidak.

9) Jika setelah tujuh hari tulisan belum terbit tandanya anda boleh menerbitkannya ke media lain.

10) Artikel bisa dikirim melalui surel: redaksi@nyoret.com dengan subjek: judul tulisan_rubrik yang dituju seperti esai jagoan, curhatan, dll. Dikirim dalam bentuk Ms.Word, bukan di body surel.

11) Ingat sebelum dikirim ke email redaksi, harap terlebih dahulu membaca ulang artikel dan memeriksa ejaan dengan benar. Redaksi hanya mau me-review tulisan yang telah dinyatakan sebagai ‘tulisan terbaik’ oleh penulisnya sendiri.